Minggu, 24 April 2011

Permak Lindungi Masyarakat Melayu

Persatuan Melayu Kalbar (Permak) sangat berkiprah di masyarakat Melayu Kalbar. Karena Permak adalah organisasi yang melindungi dan mengayuni masyarakat Melayu, dari hal-hal yang mencemar nama baik masyarakat Melayu. Kalau ada orang lain melecehkan dan mencemar nama baik orang Melayu, Permak siap untuk membantu penumpas orang-orang yang mencemar dan melecehkan nama baik masyarakat Melayu.
Demikianlah kata Ketua Permak, Erwan Irawan, saat Sahirul Hakim dari Harian Equator bertandang ke ruangan kantornya di jalan Ahmaad Sood, belum lama ini. Berikut wawancara dengan Ketua Permak itu.
Bagaimana kiprah Permak selama ini, terhadap masyarakat Melayu di Kalbar?
Kalau berbicara masalah kiprah, dari dulu dibentuk sampai sekarang kibrahnya Permak adalah bagaimana supaya masyarakat Melayu tidak terzalimi oleh hukum, aparat hukum, penguasa dan pengusaha. Mengapa, karena masalahnya mayoritas Melayu hanya sebagai kuli. Kemudian kalau mereka mencari pekerjaan, itu bukan untuk mencari kaya, tetapi sebatas mencari makan.
Kalau menurut bapak perkembangan Melayu sekarang ini bagaimana?
Kalau menurut saya secara kacamata, posisi Melayu sekarang ini bisa dikatakan berkembang. Karena ada beberap kelompok organisasi Melayu, mampu melaksanakan kegiatan even-even tertentu. Nah, kita berharap MABM sebagai salah satu wadah Melayu yang berbicara tentang kebudayaan, agar mengangkat adat budaya masing-masing daerah, sehingga nanti budaya tersebut, bisa dijual didalam even-even tingkat nasional.
Sehingga, Kalbar untuk Melayu itu bisa dibanggakan, minsalnya sengkawang apa kebudayaan Melayu yang bisa ditunjulkan, Sangau kebudayaan apanya, Kapuas Hulu Kebudayaannya apa dan Kabupaten lainnya apa yang harus ditonjulkan dalam kebudayaan Melayu tersebut. Itulah yang kita jual, sehingga ada ketetarikan sevesifik budaya masing-masing daerah.
Mengapa saya berbicara masalah MABM, sebagai orang Permak, Karena MABM dibiayai oleh pemerintah daerah. Sedangkan Permak tidak ada dapat biaya dari mana-mana dan berdiri sendiri. Karena ikatan organisasi itu hanya emosional saja. Dari itu kita berharap MABM itu bisa membantu dan mengangkat kebudayaan adat melayu di Kalbar ini.
Selama ini, apa yang telah Permak lakukan terhadap masyarakat Melayu di Kalbar?
Selama ini, Permak selalu bergerak dibidang sosial, seperti menyangkut masalah harkat orang Melayu yang dilecehkan oleh orang lain. Kemudian apa bila, orang Melayu sangat membutuhkan listrik, ternyata pelayanan listrik tidak benar, kita akan bantu, dan baik secara hukum akan kami bantu. Karena banyak orang-orang Melayu yang tidak mampu membayar pengacara, dari itu kita aka turun dan membantu mereka. Pokoknya, yang bersifat sosial yang dirasakan oleh masyarakat Melayu pasti akan kami bantu. (Hakim/*).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar