Kiprah Yayasan Masjid Al Amiin Perum II Jeruju Pontianak patut diacungi jempol. Yayasan yang dipimpin Harry Aladin itu memperlihatkan aksi nyatanya dengan menyumbang Rp 4 juta untuk merehab Masjid Baitul Iman di Jalan Kom Yos Sudarso.
“Bantuan ini, baru pertama kali kami lakukan. Tujuan pertama kami adalah dalam momen kepedulian untuk bekerja sama untuk membangun masjid. Namanya masjid itukan tempat ibadah umat Islam untuk menjalankan perintah Allah SWT. Jadi kita sebagai umat Islam harus saling membantu dan kerja sama dalam membangun masjid,” jelas Ketua Yayasan Masjid Al Amiin, Harry Aladin saat bertandang ke Masjid Baitul Iman, Selasa (12/04) lalu.
Tujuan kedua kata Harry, untuk menggugah masjid lain supaya memberikan bantuan kepada masjid-masjid yang sedang membutuhkan dana untuk membangun dan merehabilisasi masjidnya. Upaya tersebut untuk menghilangkan kesan umat Islam tidak terkesan seperti pengemis yang minta di jalan-jalan. Dalam Islam itu yang namanya minta-minta tidak dianjurkan.
Fenomena warga meminta sumbangan di jalan-jalan untuk pembangunan masjid memang ada. Hal tersebut bagi sebagian kalangan umat Islam kurang pas. Islam seolah-olah digambarkan suka minta-minta. Hal itulah yang ikut melatarbelangi Yayasan Masjid Al Amiin untuk menggalang dana untuk membantu merehab Masjid Baitul Iman.
“Sebenarnya kita ada namanya Dewan Masjid Indonesia. Ternyata perannya tidak begitu kelihatan. Kalau memang Dewan Masjid Indonesia mau berperan dalam hal ini, mungkin semua masjid tidak perlu lagi mendapatkan dana dari Pemda. Pemda cukuplah menambah kekurangan saja, apabila dana dari hasil infak umat kurang,” jelas mantan Sekretaris PSSI Kalbar ini.
Sumber dana Rp 4 juta itu jelas Harry, dari infak jemaah Masjid Al Amiin sendiri selama satu bulan. Kegiatan pengumpulan infak itu dimulai dari minggu kedua Januari, minggu kedua Februari, minggu ketiga Maret, dan minggu keempat bulan April. Ternyata, dengan penggalangan dana itu mendapat antusias dari jemaah Masjid Al Amin.
“Kami berharap untuk semua masjid yang ada di Kalbar khususnya Kota Pontianak ini, bisa mengikuti apa yang telah kami lakukan. Kerja sama antarmasjid ini sangat penting terutama dalam membantu masjid dalam tahap pembangunan. Satu hal yang jauh lebih penting dengan adanya kerja sama itu bisa menguatkan bahwa Islam adalah selalu bersatu dalam membangun rumah Allah SWT. Termasuk dalam hal-hal lain bisa memperlihatkan kekuatan Islam apabila terjalin kerja sama yang erat,” papar Harry.
Harry juga memaparkan mengenai fungsi masjid. Selama ini, masjid selalu diidentikan hanya tempat salat berjamaah semata. Kalau mengikuti sunah Rasulullah, masjid memiliki banyak dimensi. Bahkan, di zaman Rasulullah, semua persoalan umat dipecahkan di dalam masjid.
“Artinya, masjid banyak memiliki dimensi, seperti dimensi sosial, ekonomi, maupun pendidikan. Beberapa masjid yang sudah modern, masjid tidak sekadar tempat ibadah, juga untuk memajukan ekonomi umat. Jangan heran apabila ada di sekitar masjid toko untuk berjualan, koperasi, maupun bentuk kegiatan ekonomi lainnya,” papar penggila sepak bola ini.
Ada juga masjid menyelenggarakan pendidikan. “Banyak masjid sudah ada lembaga pendidikan seperti TPA, ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah. Di sini memperlihatkan wajah masjid yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” jelas Harry.
Sisi sosialnya juga banyak diperlihatkan sejumlah masjid. Misalnya, persoalan fardhu kifayah banyak yang diurus oleh masjid. Membantu anak yatim, memberikan beasiswa, memberikan modal bagi pedagang kecil. “Semua itu bagian dari penataan masjid modern. Yayasan Masjid Al Amiin berusaha untuk menjadi lebih modern. Harapan kita, bagaimana masjid benar-benar memberi manfaat bagi seluruh jemaah maupun lingkungannya,” harapnya.
“Bantuan yang kami berikan bagian dari dimensi sosial masjid. Semoga apa yang kami lakukan ini diikuti oleh masjid lainnya. Kerja sama penting untuk membesarkan agama Allah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Baitul Iman, H Sofwan Hadi menyatakan sangat berterima kasih atas bantuan Yayasan Masjid Al Amiin. Pihaknya memang sangat membutuhkan dana untuk menyelesaikan pembangunan masjid.
“Kita mengucapkan terima kasih buat Yayasan Masjid Al Amiin. Mungkin bantuan tersebut untuk pertama kalinya dari pengurus yayasan yang dikelola masjid juga. Tentunya, dana tersebut akan kami gunakan untuk merampungkan pembangunan masjid kami,” kata Sofwan.
Sofwan juga menginformasikan kebutuhan dana untuk bisa merampungkan Masjid Al Iman. Menurutnya, dibutuhkan dana sekitar Rp 1,5 miliar. Jumlah dana yang cukup besar. Dia yakin, apabila umat Islam bersatu, dana sebesar itu akan mudah didapatkan. “Masjid yang sedang kita bangun daya tampangnya memang besar. Bagi umat Islam yang mau membantu dana atau berbentuk material, silakan menghubungi 775356 dan 7992271. Insya Allah sumbangan akan kita gunakan sebaik-sebaiknya untuk pembangunan masjid,” imbaunya. (hakim/*).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar