Hari ini Senin (18/04), Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kubu Raya (KKR), mengelar Bimtek (Bimbingan Teknis) tenaga pengelola dan pelayanan perpustakaan sekolah. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, SH dipastikan membuka acara yang akan gelar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.
“Kegiatan ini untuk menyatukan visi dan persepsi, masing-masing pengelola perpustakaan sekolah, supaya memiliki persamaan dalam cara mengelola buku dan juga dalam kerja tim untuk bisa mengerti tentang sistem, mekanisme dan prosedur tata administrasinya,” kata Kepala Kantor Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kubu Raya, Drs. Jipridin, M. Si kepada Equator. Sabtu (16/04).
Kegiatan ini kata Jipridin diikuti oleh empat kecamatan yaitu Kecamatan Ambawang, Kuala Mandor B, Terentang, dan Kakap. Dengan peserta 50 orang asal dari tenaga guru SD yang mengelola bidang perpustakaan. Sedangkan materinya seperti kebijakan tentang perpustakaan, dan praktek pengelolaan bahan pustaka atau koleksi perpustakaan.
“Sesuai dengan UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan telah menetapkan bahwa penyelenggaraan perpustakaan umum dilakukan oleh pemerintah provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa atau Kelurahan. Oleh karena itu, sudah selayaknya para pemangku kepentingan dan pemangku kekuasaan mempunyai perhatian akan arti pentingnya keberadaan perpustakaan umum yang biasa kita sebut sebagai Universitas Rakyat bagi masyarakat umum dan masyarakat pendidikan,” ujar pria yang murah senyum ini.
Pria kelahiran 1965 ini menyatakan, kegiatan tersebut sesuai dengan visi Arpusda Kubu Raya yaitu terwujudnya informasi faktual dan cerdas menuju Kubu Raya yang terdepan dan berkualitas. Visi ini terangnya, nanti akan ditularkan dalam even-even yang digelar.
Untuk mencapai hasil fungsi perpustakaan secara benar dan optimal kata Ketua FLAB KKR ini, harus penerangan dan penyebaran informasi, fungsi pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat, fungsi penelitian dan pelestarian, fungsi sosial, budaya dan rekreasi, dan fungsi inspirasi serta apresiasi.
“Nah, hasil dari fungsi tersebut bila dirangkumkan menjadi sebuah kesatuan akan dapat menjadikan perpustakaan umum daerah sebagai pusat sumber belajar dan dalam keterampilan hidup masyarakat,” katanya.
Suami Suharti Lastri ini berharap, ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar apa yang disampaikan oleh nara sumber dapat diserap dan dapat diaplikasikan kesekolahnya masing-masing. Agar menjadi nilai tambah para peserta. Kemudian bahwa dibidang kearsipan dan bidang perpustakaan sangat penting sekali dalam mengembangkan pengetahuan dan terwujudnya informasi faktual dalam menuntut ilmu.“Sebaik-baiknya manusia apabila bermanfaat buat orang lain. Kemudian Change we can believe (Perubahan adalah apa yang kita percayai),” katanya sambil tersenyum. (hakim/*).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar