Minggu, 24 April 2011

Dosen Akbid ’Aisyiyah Pontianak Adakan Pengobatan Gratis

Dalam rangka mewujudkan Tri Darma perguruan tinggi bahwa dosen, selain mengajar dan juga melakukan pengabdian masyarakat. Dengan hal ini seluruh dosen Akademik Kebidaan (Akbid) Aisyiyah Pontianak mengadakan pengobatan secara gratis, di Desa Sungai Remis Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya. Selasa (15/02).

“Sesuai dengan Tri Darma Perguruan tinggi bahwa dosen selain mengajar dan juga melakukan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama ini, bisa dikatakan masih relatif kurang, sehingga perlu di fasilitasi. Dengan kegiatan ini, seorang dosen harus dituntut untuk selalu mengembangkan kualitasnya,” ungkap Ketua panitia pengobatan gratis Hilda Fickva Sari, S.ST, kepada Harian Equator.

Hilda menyatakan untuk meningkatkan kompetensi tersebut, khususnya pada asuhan kebidanan komunitas perlu melakukan praktek langsung di masyarakat. Karena hal ini, sudah sesuai dengan ruang lingkup bidang keilmuan kebidanan. Berkenaan dengan hal tersebut, maka kegiatan pengobatan gratis, dipilih sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen di Akademi Kebidanan ‘Aisyiyah Pontianak.

“Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, kami melaksanakan praktik kebidanan komunitas selama satu hari, di masyarakat pada wilayah kerja Puskesmas Teluk Pakedai Hulu Desa Sungai Remis Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Pada praktik kebidanan komunitas ini, sasaran kami adalah para balita, ibu hamil dan Lansia,” jelas Hilda.

Hilda menyatakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, merupakan hal yang penting untuk diikuti oleh dosen Akademi Kebidanan ‘Aisyiyah Pontianak karena melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dosen bisa mengaplikasikan sikap dan ketrampilannya langsung kepada masyarakat.

“Setelah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan cara pengobatan gratis, makan diharapkan para dosen mampu mengelola dan menerapkan manajemen kebidanan komunitas, serta mampu mengembangkan kualitasnya agar kelak dapat memberikan contoh yang baik kepada mahasiswanya nanti,” harapanya.

Dengan kelancaran kegiatan ini, Hilda juga mengucapkan terimakasih kepada pak Ibrahim selaku orang tua mahasiswa, karena telah memberikan tempat tumpangan untuk menginap bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengobatan gratis. (Hakim/*).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar